Terlibat Narkoba, Seorang Warga VII Koto Diamankan Polisi

polrestebo.jambi.polri.go.id, Tebo – Pelaksanaan Ops Pekat 2019 di Polres Tebo terus digencarkan. Terbukti, setelah sebelumnya tim satgas Ops Pekat yang terdiri dari TIM SULTAN andalan Polres Tebo ini berhasil mengungkap Kasus Perjudian, kali ini tim berhasil mengungkap kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu, Kamis (28/11).

Dari hasil penangkapan ini, petugas berhasil mengamankan satu orang yang diduga sebagai bandar Narkoba dengan inisial MT (40) warga RT.01 di Desa Tanjung Pucuk Jambi Kec. VII Koto Kab. Tebo. Tersangak tersebut diamankan oleh petugas berawal dari adanya laporan masyarakat bahwa dirumah tersangka kerap dilakukan pesta Narkoba Jenis Sabu.

Dari Informasi tersebut tim Satgas Pekat yang tergabung dari tim Sultan dan Sat Resnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka bersama sejumlah barang bukti. Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Tebo Akp M Riedho S, S.I.K yang merupakan Kasatgas II Ops Pekat 2019 saat dikonfirmasi langung. Pihaknya menyebutkan penangkapan ini terjadi pada Rabu (27/11) pukul 21.30 WIb.

“Sesuai target kita berhasil mengamankan satu orang yang diduga bandar Narkoba bersama barang buktinya,”jelas Kasat Reskrim.

Lanjut Kasat Reskrim, dalam penangkapan ini tim berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 (dua) paket besar diduga shabu seberat bruto 3,87 gram, 4 (empat) paket kecil diduga shabu seberat bruto 0,76,  1 (satu) buah sendok pipet,  2 (dua) plastik klip bekas, 1 (satu) pak plastik klip baru,  1 (satu) buah kotak warna putih merk fortuner, 1 (satu) buah gunting, 1 (satu) unit hp vivo warna hitam, 1 (satu) unit hp vivo warna biru, 1 (satu) hp nokia warna hitam, 1 (satu) hp lipat warna hitam dan 1 (satu) hp nokia warna biru.

“saat ini tersangka sudah di amankan di mako Polres Tebo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Dan untuk tersangka nanti kita jerat pasal Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika yang ancaman hukumnya lebih dari 5 tahun Penjara,”pungkas Kasat Reskrim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *