Puluhan Warga Datangi Mako Polsek Sumay, Ini Kronologisnya?

Polrestebo.jambi.polri.go.id, Sumay – Sabtu (21/10) sekitar pukul 13.00 Wib sebanyak kurang lebih 20 orang warga berbondong-bondong datangi mako Polsek Sumay.

Mereka merupakan warga Desa Suo – Suo Kecamatan Sumay yang dipimpin langsung oleh Kades Suo-Suo Sdr Urista beserta Ketua Adat dan beberapa persngkat desa dan warga lainnya.

Rupanya kedatangan puluhan warga ini sehubungan telah terjadinya pelanggaran adat yang telah dilakukan oleh salah satu warga yang merupakan anak kandung MS yang telah melakukan hubungan Suami istri tanpa ikatan yang sah.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Sumay Akp Argun Rohim saat dikonfirmasi. Dimana pihaknya menyebutkan warga yang tinggal di RT.q8 Desa Suo-Suo ini mendapat hukuman adat oleh warga sekitar.

“Iya telah terjadi pelanggaran adatvokeh abak saudara MS dan diberikan hukuman adat oleh perangkat desa setempat berupa 1 Ekor Kerbau, 100 Gantang beras, 100 butir kelapa serta selemak semanis,”ujar Kapolsek.

Sebelumnya MS dalam rapat desa telah melakukan perjanjian akan membayar denda adat pada hari Senin (10/10), namun karena ada saudaranya meninggal sdr MS pulang kampung dak tidak bisa menepati janjinya karena kekurangan dana.

“Iya karena sdr MS tidak bisa menepati janji, Kades Suo-Suo beserta Ketua Adat dan perangkat desa serrlta warga meminta bantuan Bhabinkamtibmas dan Polsek untuk melakukan mediasi menyelesaikan permasalahan tersebut,”imbuh Kapolsek Sumay.

Dijelaskan lagi oleh Kapolsek Sumay, bahwa ia bersama anggota dan Bhabinkamtibmas langsung melakukan mediasi penyelesaian permasalahan pembayaran denda adat antara sdr MS dan pihak desa.

“Setelah dilakukan mediasi, Sdr MS menyelesaikan pembayaran adat tersebut dengan Tunai yang disaksikan warga dan keluarga serta sdr MS juga menyadari kesalahanya serta meminta maaf kepada warga. Hingga mediasi ini usai kegiatan berjalan aman dan lancar,”tutup Kapolsek Sumay.

Publish : DSM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *