Polres Tebo Tangkap 2 Bandar Narkoba, Salah Satunya Perempuan

polrestebo.jambi.polri.go.id, Tebo – Satgas Ops Antik Sat Resnarkoba Polres Tebo berhasil mengamankan 2 orang yang diduga Bandar Narkoba. Keduanya berhasil di tangkap setelah beberapa lama menjadi TO (target operasi) sejak dimulainya pelaksanaan Ops Antik 2020, Rabu (4/2/2020).

Dua pelaku ini ditangkap di pada pukul 23.00 Wib tepatnya di jalan WR Supratman Kelurahan Wirotho Agung Kec. Rimbo Bujang.

Dari dua pelaku tersebut, salah satunya berjenis kelamin perempuan yanh diketahui bernama Wulandari Bin Mamar (29) warga Desa Balai Rajo Kecamatan VII Koto Ilir. Sedangkan tersangka lainnya Sapriyadi alias Sap bin Husein (33) wiraswasta warga lubuk Landai Kec Tanah Sepenggal Lintas Kab. Bungo.

Kapolres Tebo AKBP Abdul Hafidz, S.I.K, M.Si melalui Kasat Narkoba Polres Tebo Iptu P Sagala, SH saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Pihaknya menyebutkan penangkapan ini sesuai dengan target yang telah di tentukan.

“Keduanya sudah menjadi taget operasi kami, saat ditangkap kami juga mengamankan beberapa barang bukti,”ungkap Kasat Narkoba.

Sambung Kasat, pihaknya menuturkan bahwa penangkapan itu berawal dari pada pukul 23.00 Wib dimana tim mendapat info bahwa TO yag kerap kali  mengedarkan narkoba jenis Sabu di desa Rambahan Kec. Tebo Ulu ini berada di Kelurahan Wirotho Agung Kec. Rimbo Bujang. Saat TO hendak melakukan transaksi Narkoba dikos-kosanya, tim yang sudah melakukan penyelidikan langsung menangkap pelaku beserta barang buktinya.

“Tim langsung menangkap dan mengamankan barang bukti berupa 2 (Dua) paket di duga sabu seberat bruto 1,00 Gram, 1(satu) pack plastik klip kosong, 1(satu) buah sendok pipet, 1(satu) unit Hp Samsung lipat warna merah, 1(satu) unit HP merk OPPO warna hitam, 1(satu) buah senter tabung warna biru, 1(satu) bungkus Rokok dunhill dan Uang kertas sebesar Rp 200.000 hasil penjualan Sabu,”beber Kasat.

Selanjutnya, Kasat menerangkan bahwa saat ini kedua pelaku sudah di amankan di mako Polres Tebo untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua pelaku kota jebak dengan pasal 114 ayat (1)  dan pasal 112 ayat (1) dengan ancamam hukuman mimimal 5 tahun penjara,”tutup Kasat.

Publish : DSM

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *