Polisi Berhasil Mediasi Dua Pengendara Motor yang Nyaris Baku Hantam

Polrestebo.jambi.polri.go.id, Rimbo Bujang – Pengendara sepeda motor honda Scoopy yang dikendarai oleh Firman Romadhon (24) th warga Jl Garuda II Desa Sapta Mulia Kecamatan Rimbo Bujang berboncengan dengan ceweknya datang dari arah Simpang Somel hendak menuju Pasar Sarinah Rimbo Bujang.

Sesampainya di Depan Ponpes As Salam Jl Pahlawan Poros Wirotho Agung tiba-tiba mengerem mendadak mengelakkan kendaraan lain didepannya sehingga terjadi tumburan dengan sepeda motor Supra yang dikendarai oleh Riky Yunefi (25) th warga Jl 7 Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang berboncengan dengan istrinya dan langsung jatuh keaspal.

Pada saat itu juga kedua pengendara tersebut bersitegang dan saling mengotot mencari kebenaran akibatnya kedua pemotor tersebut tak ada yang saling mengalah timbul kegaduhan perang mulut nyaris baku hantam namun selanjutnya kedua pemotor tersebut sepakat melapor ke Polsek Rimbo Bujang, Rabu (10/1/2018) kemarin.

Dalam peristiwa kecelakaan tersebut, kedua pemotor tidak mengalami luka yang serius hanya luka ringan. Sedangkan kedua motor tersebut mengalami kerusakan dibagian lampu depan dan bodynya sama-sama pecah.

Kapolsek Rimbo Bujang Iptu Rezka Anugras, SIK melalui Bhabinkamtibamas Brigpol Roy Situmorang dikonfirmasi Kamis (11/1/2018) membenarkan adanya dua pengendara motor yang tumburan melaporkan ke Polsek Rimbo Bujang pada hari Rabu (10/1) kemarin.

“Benar ada dua pemotor warga Desa Sapta Mulia dan warga Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang sama-sama melapor ke Polsek Rimbo Bujang,”jelas Brigpol Roy.

Dikatakanya, menurut keterangan kedua pemotor tersebut saling ngotot mencari kebenaran terkait kejadian tumburan tersebut dan nyaris terjadi duel karena merasa tidak bisa berdamai di Tkp akhirnya minta diselesaikan di Polsek Rimbo Bujang.

“Berkat mediasi personil Polsek melalui Bripka Hamdu bersama Brigpol Roy Situmorang kedua pemotor sepakat berdamai secara kekeluargaan saling memaafkan dan kerusakan motor diperbaiki masing-masing. Dengan catatan kedua belah pihak tidak ada dendam dikemudian hari. Selagi masih bisa ditempuh jalan kekekuargaan tidak perlu ditempuh ke ranah hukum,”tegas Brigpol Roy.

(Roy)

Publish : DSM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *