Pemuda Indonesia Berani Bersatu Untuk Menjaga Keutuhan NKRI

Polrestebo.jambi.polri.go.id, Muara Tebo- Identitas kata pemuda identik pada usia 16-30 tahun. Suatu usia yang masih tergolong emas, usia yang produktif, usia yang sedang giat-giatnya mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia. Sejarah telah mencatat bahwa pergerakan pemuda merupakan kunci dari kemerdekaan Indonesia, untuk itu cerminan diri pemuda hari ini adalah harapan bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Tepat pada hari ini, momentum sumpah pemuda itu diikrarkan. Tanggal 28 Oktober 1928, sehingga 89 tahun sudah ikrar janji bahwa “satu nusa, satu bangsa, satu bahasa”

Tujuannya untuk menyatukan diri dengan menjadikan negara Indonesia agar sejatinya siap menjadi garda yang unggul di berbagai bidang tentunya sesuai minat bakatnya serta mampu bersaing di kancah internasional.

Momentum sumpah pemuda ini diperingati sebagai titik tumpu untuk keluar dari trans masa penjajahan ke trans era globalisasi yang terus menggerus persatuan pemuda Indonesia. Hal inilah yang menjadi tugas bersama, untuk merangkul kembali menjaga silaturahmi dan keberagaman serta tak gentar dalam menghadapi berbagai isu yang dapat memecahbelah antar kelompok.

Tentunya, hal-hal positif tersebut bukan hanya terdapat di hari sumpah pemuda melainkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, sebagai pemuda zaman now, kita harus mampu memfilter berbagai informasi yang masuk serta dapat menstabilkannya. Sehingga, kita tidak mudah terprovokasi dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi ke hal-hal positif serta dapat memicu kita untuk terus berprestasi. Ibarat jargon Pak Jokowi “kerja, kerja, kerja” kalau kita “belajar, belajar, belajar”.

Hal utama yang paling penting adalah bagaimana peran pemuda tersebut dapat menjaga keutuhan NKRI dengan terus mengembangkan jiwa nasionalisme dan patriotisme yang kuat agar berguna bagi Indonesia ke depannya.

Dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, Mari Kita Ikrarkan Kembali janji itu.(Roy)

Penulis: Desi Aulia Ulpa, Mahasiswa FKIP/Pendidikan Ekonomi, Universitas Jambi.

Publish : DSM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *