Pemkab Tebo Mampu Melewati Target yang Diberikan Gubernur Zola

Polrestebo.jambi.polri.go.id, Tebo  – Kabupaten Tebo yang cukup dikenal dengan sektor pertaniannya hingga ke Pemerintahan Pusat. Dalam mengusung program Upsus Padi Jagung dan Kedelai, Kabupaten Tebo sudah mampu menjual keluar untuk komoditi benih kedelai, dan jagung.

Namun untuk padi sawah kabupaten tebo saat inipun juga sudah melakukan penjualan produksi padi ke Bulog, yang nantinya oleh Bulog akan di distribusikan ke daerah yang daerah yang belum mampu melakukan mandiri pangan, jadi tebu saat ini untuk kebutuhan pangan bisa dikatakan surplus.

Seperti hari ini, Kabupaten Tebo lakukan panen raya padi di Desa Pulau Jelemu Kecamatan Tebo Ulu, Panen raya ini dilakukan langsung oleh Gubernur Jambi H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP., MA yang didampingi langsung oleh Bupati Tebo H. Sukandar, S.Kom, M.Si, Wakil Bupati Tebo H. Syahlan Arpan, SH, Ketua DPRD Tebo Agus Rubiyanto, SE, Dandim Bute 0416 Lekol Inf Wahyu Hadi Soenaryo, Polres Tebo yang diwakilkan langsung oleh Wakapolres Kompol Umar Wijaya, SIK, Kajari Tebo Teguh Suhendro, SH, M.Hum, Ketua Pengadilan Tebo Ricky Fardinand, SH dan Unsur Forkompinda serta OPD lingkup Kabupaten Tebo. (16/01/18)

Dalam kegiatan panen raya padi di kabupaten tebo seluas 80 ha dimana sebelum dilakukan panen raya bersama gubernur jambi, panitia lakukan ubinan padi varietas impara 3 yang akan dipanen, dengan hasil ubinan 7,5 ton/ ha. Seperti angka itu melewati batas target yang diberikan gubernur jambi kepada pemerintah kabupaten tebo, khususnya Desa Pulau Jelmu. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan

“Alhamdullilah, saya sangat bangga sekali karena sewaktu saya mennghadiri  tanam padi bersama di desa ini, saya memberikan target kepada masyarakat pada umumnya, khususnya pada pemerintahan kabupaten tebo, untuk hasil panen saya targetkan 7 ton/ha, namun angka itu terlwati, dari hasil ubinan dari BPS menyatakan bahwa per hektarnya 7,5 ton, angka tersebut sudah melebihi target yang saya berikan, nah kalau bisa kedepan upayakan 8 ton/ ha” paparnya kepada masyarakat.

Terkait hasil produksi padi di kabupaten tebo Bupati Tebo juga menjelaskan bahwasanya kabupaten tebo tahun ini surplus untuk kebutuhan beras, hal ini dijelaskannya saat memberikan sambutan

“Kabupaten Tebo tahun ini surplus, kebutuhan akan beras di Kabupaten Tebo terpenuhi oleh produksi padi petani Tebo, pemerintah kabupaten Tebo mengucapkan terima kasih kepada petani khususnnya yang ada di kabupaten tebo karena antusiasnya untuk menanam padi cukup besar, dimana sebelumnya lahan sawah mereka gunakan untuk menanam sawit, kini mereka tanami padi lagi dan ternyata hasilnya sangat memuaskan” tegasnya dengan semangat.

Namun demikian keberhasilan sektor pertanian kabupaten Tebo tentunya itu tidak dilakukan dengan sendirinya, keterkaitan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura  dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tebo, TNI, Penyuluh, Pemerintah Kabupaten Tebo , terutama petani itu sendiri.

Memang pepatah mengatakan dimana ada kesempatan disitu ada jalan, tak tinggal diam masarakat Pulau Jelmu pun meminta kepada Gubernur Jambi Zumi Zola pengadaan pompa air untuk masyarakat (petani), sebab ketika musim kemarau tiba lahan sawah petani kekeringan, mendengar keluhan tersebut Zumi Zola langsung kabulkan permintaan masyarakat, dan akan direalisasikan pada tahun ini juga.

(Hrm)

Pnlosh : DSM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *