Pembakar Hutan dan Lahan Bisa Terkena Hukuman 15 Tahun Penjara

Polrestebo.jambi.polri.go.id, Tebo – Untuk antisipasi Karhutlah Kapolsek Tebo tengah Iptu Agung Purwanto dan Bhabinkamtibmas Polsek Tebo Tengah Bripka Afrizal Sandra menggelar kegiatan Binluh dan sambang terhadap Para Petani  di dusun Penampoian Desa Mangun Jayo Kec.Tebo Tengah, Rabu(4/7/18).

Dalam aksinya, keduanya memberikan Penyuluhan dan himbauan kepada Para Warga petani yang sedang melakukan Pembukaan  kebun Untuk ditanami Kelapa sawit dan Kebun karet mengingat belakangan ini memasuki musim kemarau. Pihaknya meminta agar warga tidak melakukan kebiasaan lama membuka lahan dengan cara membakar. Karena hal ini sudah menjadi atensi Presiden RI agar masyarakat tidak ada lagi yang melakukan pembakaran lahan karena dampakn negatifnya sangat merugikan orang banyak.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Tebo Tengah Iptu Agung Purwanto membenarkan kegiatan kedua personilnya ini. Pihaknya menuturkan bahwa kegiatan ini dalam upaya mengantisipasi adanya karhutla yang dampaknya sangat merugikan orang lain khususnya yang terjadi beberapa tahun belakangan.

“Kami minta jangan ada lagi masyarakat yang terlibat, karena  sesuai UU RI No. 32.Tahun 2009, tentang Lingkungan hidup pembakarn hutan dan lahan dapat diancam dengan Hukuman Pidana Penjara selama 15.Tahun dan denda Rp. 15.Milyar rupiah. Dan sesuai dgn Pasal 187, 188 KUHP, ttg Pembakaran dapat diancam dengan hukuman Penjara selama 12.Tahun dan denda Rp 1.Milyar rupiah,”jelas Kapolsek Tebo Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *