Menyeludupkan Sabu ke Lapas Tebo, 2 Pemuda Bungo Ditangkap Polisi

Polrestebo.jambi.polri.go.id, Tebo – Tim Polisi Khusus Lapas (Polsuspas) Tebo berhasil menggagalkan distribusi narkoba jenis sabu-sabu yang akan dipasok ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Tebo. Tim Polsuspas mengamankan dua pemuda Bungo, Kamis (5/7/2018) sekira pukul 10.00 WIB.

Terungkapnya penyeludupan Narkoba ke Lapas Tebo ini berawal dari HM (24) beserta rekannya NA (24) warga Perumnas Bungo ini berniat membesuk Reza (27) narapidana kasus narkoba yang divonis 5,5 tahun di PN Bungo. Seperti biasanya pengunjung diperiksa secara intensif oleh kepala regu Adi, selain pemeriksaan badan, juga dilakukan pemeriksaan barang bawaan.

“Kami temukan serbuk diduga sabu-sabu didalam kotak rexsona (roll on) yang dibawa kedua pengunjung,”terang Kalapas Tebo melalui Sarifuddin salah satu Kasi di LP Tebo.

Sarifuddin juga menambahkan, saat ditanya, barang yang diduga sabu-sabu itu pesanan dari Reza narapidana pindahan Lapas Bungo.

“Kami langsung koordinasi dengan Tim Satresnarkoba Tebo yang langsung dipimpin Kasat Narkoba, AKP Subhan dan kedua pengunjung tersebut lang digiring ke Mapolres Tebo bersama dengan barang bukti,”ungkap Sarifuddin Kasi Binadik Lapas Tebo pada awak media.

Selain kedua tersangka, ada beberapa barang bukti yang diamankan di mako Polres Tebo yakni 1 (satu) Paket diduga Narkotika jenis shabu-shabu seberat 3,97 gram (bruto), 1 buah botol roll-on merk Rexona warna abu-abu, 1 buah tisu bekas, 1 buah plastik asoy bekas warna hitam, 1 buah koran bekas, 2 buah pirek kaca, 1 unit Hp Blackberry warna hitam, 1 unit Hp merk Samsung warna hitam dan 1 unit Spm Honda Vario warna hitam Nopol ; BH 2089 UU.

Kasat Narkoba Polres Tebo Subhan, SH, MH saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa saat ini kedua tersangka dan barang bukti tersebut sudah diamankan di mako Polres Tebo untuk dilakuka proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kedua tersangka saat ini sedang diperiksa oleh penyidik dan kami sudah melaksanakan gelar perkara dan keduanya telah memenuhi unsur untuk dilakukan proses selanjutnya. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya keduanya kami jerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,”pungkas Kasat.

Publish : DSM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *