Melawan Pakai Badik, Bandar Narkoba di Tembak Polisi

Polrestebo.jambi.polri.go.id, Tebo – Berusaha melukai petugas saat akan diciduk, NI (31) pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang sudah lama jadi Target Operasi (TO) Polisi ini, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Akibatnya, pemuda Simpang Logpon Desa Teluk Kuali, kecamatan Tebo Ulu, Tebo, roboh terkapar ditanah.

NI Irawan ditangkap bersama anak buahnya berinisial EN (17), pada Rabu (9/5/2018), sekira pukul 15.00 WIB. Kedua pengedar narkoba ini ditangkap saat melintas disimpang logpon. Saat polisi akan menangkap keduanya, mereka berusaha kabur hingga terjadi kejar-mengejar antara Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Tebo dengan kedua pelaku.

Mengantisipasi kaburnya tersangka, Polisi terpaksa menabrak motor yang mereka gunakan hingga akhirnya kedua pelaku terjatuh. Tidak berakhir disitu, Salah satu pelaku berinisial NI berusaha bangkit dan memberikan perlawanan menggunakan badik yang ada dipinggangnya, untungnya anggota cepat melumpuhkan NI dengan menembak kaki kiri NI dengan timah panas.

Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman, SIK melalui Kasat Narkoba, AKP Subhan, SH, MH saat press release kemarin menerangkan, pelumpuhan tersangka menggunakan timah panas ini karena pelaku memberikan perlawanan dan hendak menikam anggota kita

“Kita coba peringati, tapi pelaku tetap menyerang dengan badik, terpaksa kita lumpuhkan dengan tembakan,”terang Kasat, Jum’at (11/5/2018).

Dari tangan kedua pelaku, polisi berhasil mengamankan 9 paket sedang narkoba diduga sabu, timbanhan digital, plastik pembungkus sabu yang disimpan didalam kotak rokok serta mengamankan badik milik NI serta HP dan motor yang mereka gunakan yakni motor Yamaha Zufiter Z tanpa nomor polisi.

“Kedua pelaku bersama barang bukti langsung kita amankan ke Mapolres Tebo dan kasusnya terus dikembangkan untuk mengungkap dan menangkap bandar besarnya,”pungkasa kasat dihadapan awak media.

Kasat menambahkan, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) undang undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Saat ini keduanya sedang diproses oelh penyidik dan keduanya terancam dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara,”ungkap Kasat.

Publish : DSM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *