Kasus Bunuh Diri IRT Cantik Gegerkan Warga Sapta Mulia Rimbo Bujang

polrestebo.jambi.polri..go.id, Tebo – Warga jalan Bangau desa Sapta Mulia, Kec. Rimbo Bujang digegerkan dengan penemuan mayat seorang IRT cantik dengan posisi tergantung di sebuah rumah. Pada Kamis (05/12/2019) malam.

Penemuan mayat IRT cantik bernama Wety Anggraini ini pertama kali ditemukan oleh salah seorang pihak keluarganya di dalam rumah korban dengan posisi leher terikat kain panjang yang diikatkan pada plang pintu.

Hingga berita ini diturunkan, Polisi bisa memastikan apa penyebab kematian korban, karena hingga saat ini Polisi khususnya anggota Unit Reskrim Polsek Rimbo Bujang masih melakukan penyelidikan terkait adanya kasus bunuh diri ini.

Namun dibalik hal tersebut, kabar berhembus di sosial media Facebook bahwa korban nekat mengakhiri hidupnya karena ada orang ketiga (pelakor). Kabar penemuan mayat ini sudah viral di sosial media Facebook dan dibanjiri ucapan duka dari rekan kecil maupun rekan kerja korban. Bahkan, netizen pun juga sangat menyayangkan atas langkah singkat yang diambil korban. Sebelum ditemukan tergantung, diduga korban sempat memposting status di akun Facebook nya yakni Wety Anggraini.

Teman” saudara”&kluarga ku mffin🙏🙏aq y klw ad slah slma ini,& utk suami ku trcinta smoga mndptkn wanita yg lbih baek selaen driku😊😊yg bsa ngrtiin u & gx mrah” sma u.mngkin aq trllu crewet,bawel,egois,& gx bsa ap” dmta u aq mnta mff😁😁 Mngkin jg ni postingan trhir aq di mdsos😞& spertinya sya sdah lelah and btuh istrhat total😓😓.

Terkait penemuan mayat ini, Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman, S.I.K melalui Kapolsek Rimbo Bujang IPTU Rezka Anugras, S.I.K saat dikonfirmasi di Mapolsek  mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi.

“Korban sempat ada cekcok masalah rumah tangga dengan suaminya. Tapi belum tau pasti apa penyebabnya, kita masih periksa para saksi. Suami korban juga masih dalam pemeriksaan,” ujar Kapolsek.

Kapolsek mengatakan bahwa mayat korban akan dibawa ke rumah sakit umum Jambi untuk dilakukan autopsi.

“Untuk kepentingan penyelidikan, kita mengambil langka untuk melakukan autopsi terhadap jasad korban agar kita bisa memastikan sekalgus pengumpulan bukti terhadap kasus bunuh diri ini,” pungkas Kapolsek.

Publish : DSM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *