Kapolsek Hadiri Acara Musrenbang Kecamatan VII Koto Ilir

Polrestebo.jambi.polri.go.id, VII Koto Ilir РKapolsek VII Koto Ilir Iptu Kristian Susanto bersama Bhabinkamtibmas Brigpol Ari Susanto menghadiri kegiatan  musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) 2019 tingkat Kecamatan VII Koto Ilir yang dilaksanakan di Aula Kecamatan VII Koto Ilir Kab Tebo, Selasa (20/2/2018).

Musrenbang ini dihadiri Muspika Kec VII Koto Ilir, Anggota DPRD Kab. Tebo dapil IV Aivandri, perwakilan SKPD se Kab. Tebo, Kades se Kec. VII Koto Ilir, Ketua BPD se Kec. VII Koto Ilir, para tokoh masyarakat Kec VII Koto Ilir.

Diketahui bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan adalah suatu forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan/stakeholders di tingkat Kecamatan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan diwilayah Kecamatan terkait pada masukan dari hasil musyawarah perencanaan pembangunan tingkat desa/kelurahan, serta menyepakati rencana kegiatan lintas kelurahan/desa di wilayah Kecamatan tersebut.

Disamping itu tujuan dari musyawarah perencanaan pembangunan ini adalah memberikan wahana untuk mensinergikan dan menyepakati prioritas usulan-usulan masalah yang berasal dari masyarakat tingkat kelurahan/desa yang menjadi skala pelayanan atau kewenangan Kecamatan dan lintas Kecamatan untuk setahun mendatang, merumuskan dan menyepakati kegiatan-kegiatan yang akan dimusyawarahkan, menetapkan delegasi Kecamatan untuk mengawal usulan -usulan permasalahan Kecamatan terkait kegiatan yang ada diwilayahnya.

Sementara itu, Kapolsek VII Koto Ilir Iptu Kristian Susanto, diakhir acara menyambut baik kegiatan musrenbang ini, pihaknya mengatakan bahwa kegiatan musrenbang ini sebagai titik awal yang harus dilalui.

“Dalam rumusan pembangunan dan Semoga mendapatkan keputusan yang terbaik, untuk kelanjutan pembangunan di-Kecamatan VII Koto Ilir yang kita cintai,”ungkap Iptu Kristian

Selain itu, lanjut Kapolsek Iptu Kristian pihaknya juga memberikan pesan-pesan Kamtibmas serta menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

“Kami juga mengingatkan jangan sampai warga menggunakan medsos untuk menyinggung orang, organisasi, suku, ras, maupun agama yang dapat dijerat perkara pidana dengan adanya UU ITE,”tutup Kapolsek.

(Fs zed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *