Dilaporkan Mantan Istri, AZ Dituntut 10 Juta oleh Pengadilan Agama

Polrestebo.jambi.polri.go.id, Sumay – Hari ini pengadilan Agama Kabupaten Tebo menggelar kegiatan sita eksekusi tentang pembayaran nafkah yang bertempat di Kantor Desa Tuo Sumay Kecamatan Sumay, Senin (14/8).

Dimana terlapor AZ bin M. Akel (37) dituntut pembayaran nafkah anaknya selama 8 (delapan) tahun. Gugatan ini dilancarkan oleh mantan isri AZ yang berinisial HR bin Ismail yang merupakan warga Desa Teluk Singkawang Kecamatan Sumay.

Sita Eksekusi yang dilayangkan oleh Pihak Pengadilan Agama Kabupaten Tebo terhadap AZ ini berawal saat telapor bercerai dengan mantan istrinya, Pelapor yang merupakan mantan istrinya AZ menuntut nafkah lahir atau biaya kehidupan untuk anaknya selama delapan dengan perjanjian  Rp.150 rbu setiap bulannya namun terlapor tidak pernah memberikan kepada kepada yang mana untuk biaya dan kebutuhan anaknya.

Atas dasar itulah mantan istri AZ melaporkan  ke pengadilan agama dengan keputusan pengadilan menetapkan terlapor harus membayar Rp.10.000.000 ( spuluh juta rupiah ) untuk nafkah anaknya. Setelah melalui Proses sidang oleh pengadilan agama, namun pihak AZ tidak menunjukan itikad baiknya memenuhi tuntutan tersebut yang akhirnya Pihak Pengadilan Agama melakukan Sita Eksekusi terhadap AZ.

Hal ini juga dibenarkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Sumay Brigpol Gundra yang ikut menghadiri dan melakukan pengamanan kegiatan sita eksekusi tersebut. Pihaknya menjelaskan dalam penyelesaian sita eksekusi ini dilakukanlah mediasi antara terlapor AZ dengan perwakilan Pengadilan Muara Tebo.

“Dari hasil mediasi pihak terlapor AZ menyepakati akan memenuhi tuntutan yang diberikan olehnya dengan membayar uang senilai 10 Juta Rupiah untuk nafkah anaknya,”jelas Brigpol Gundra. ( DSM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *