Antisipasi Teroris, Kapolri Persenjatai Anggota Lantas dan Sabhara

Polrestebo.jambi.polri.go.id, Jakarta – Polri Pesan 30.000 Pistol ke Pindad, Salah satunya adalah serangan bom bunuh diri di Kampung Melayu yang menewaskan tiga polisi pada 24 Mei lalu.

“Kita tahu bahwa teroris menyerang polisi. Untuk itu kita perlu mempersenjatai angggota kita di lapangan. Kita akan pesan 20.000-30.000 ke Pindad tapi mereka sanggupnya 5.000-15.000 unit,”kata Muhammad Tito Karnavian di ruang perjamuan Kapolri, Selasa (25/7).

Jenis yang diinginkan Polri dari Pindad adalah pistol jenis G2, bukan senjata laras panjang.

“Ini harus selesai tahun ini karena masuk dalam APBN-P.”

Sedangkan senjata untuk pasukan elite Brimob diutamakan tetap senjata impor, tambahnya.

“Tapi kalau senjata untuk Brimob kita tetap pakai produksi luar. Ada Styer, AK Rusia, AZ. Karena kalau untuk Brimob kan senjatanya lebih sering digunakan, takut macet.

Kalau Polantas dan Shabara kan di kota, sesekali digunakannya,” kata Muhammad Tito Karnavian di sela pertemuan dengan rombongan yang akan menuju Kejuaraan Tembak Reaksi IPSC level V 22 Agustus-3 September di Prancis dan Kejuaran Tembak Reaksi Level III di Estonia 12-13 Agustus.

Sumber   : seruindonesia.com/2017/07/26/rawan-diserang-terorispolri-persenjatai-anggota-lantas-dan-sabhara/

Publish  : Dian SM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *