Camp Perkebunan Sawit Diamuk Massa, Pemilik Merugi Hingga Ratusan Juta

Polrestebo.jambi.polri.go.id, Tebo Tengah – Rabu (30/8/17) sekitar pukul 19.30 Wib terjadi pembakaran base camp perkebunan sawit milik Pengusahan bernama Akiat yang berlokasi di Dusun Aburan Sebrang Desa Aburang Batang Tebo Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo.

Pembakaran terhadap camp perkebunan sawit ini dilakukan oleh massa dari masyarakat sekitar yang berjumlah kurang lebih 100 orang. Pemicu terjadinya kebakaran ini berawal dari kesalah pahaman antara salah satu personil TNI dengan warga sekitar yang kebetulan sedang melaksanakan pengamanan terhadap perkebunan sawit milik Sdr. Akiat.

“Ya terjadinya pembakaran ini karena ada kesalah pahaman antara pihak masyarakat Desa Aburan Batang Tebo dengan salah satu personil yang sedang melaksanakan pengaman pada perusahaan perkebunan tersebut,”ujar Kapolsek Tebo Tengah Iptu Gazali.

Dimana salah satu personil TNI yang sedang melakukan pengamanan pada perusahaan perkebunan tersebut melakukan teguran terhadap salah satu warga masyarakat yang sedang melakukan aktivitas PETI disekitar lahan perkebunan milik Sdr Akiat, dengan melakukan pembakaran terhadap 3 unit rakit dompeng yang diduga milik warga dari Desa Aburan Batang Tebo.

Alasan kuat personil TNI ini melakukan pembakaran karena selain usaha dompeng (PETI) tersebut sudah dilarang oleh pemerintah, pengoprasian dompeng ini berada pada lokasi perkebunan milik Sdr Akiat yang merusak sebagian lahan perkebunan.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kapolres Tebo AKBP Budi Rachmat, S.I.K, M.Si melalu Kabag Ops Polres Tebo Kompol M. Jalaluddin, pihaknya menyebutkan bahwa saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini.

“Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini, apakah ini murni karena terjadi kesalahpahaman atau ada unsur hal lain yang memicu massa hingga berani melakukan pembakaran. Selain itu kami juga sudah siagakan anggota jika ada timbul buntut panjang dari kejadian ini,”imbuh Kabag Ops Polres Tebo.

Untuk sementara pihak kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dari pembakaran yang dilakukan oleh massa ini berupa 1 (satu) Kantor Perkebunan milik Akiat, 2 (dua) camp perumahan karyawan, 1 (satu) gudang pupuk/ minyak, 3 (tiga) unit mobil Hilen pick up, 7 (tujuh) unit Sepeda motor, 3 (tiga) unit mobil truk ps yang dirusak warga dengan memecahkan kaca depan mobil.

Ditambahkan lagi oleh Kabag Ops Polres Tebo, untuk aktor pelaku pembakaran terhadap perusahaan ini sedang dilakukan pencarian oleh pihak Kepolisian karena sudah melakukan pembakaran para pelaku atau dalang pembakaran ini langsung melarikan diri.

“Untuk saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi serta melakukan penyelidikan terhadap para pelaku.¬†Diketahui kerugian yang dialami persuhaan perkebunan ini mencapai Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah).,”tandasnya. (DSM)

Publish   : DSM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *