17 Laki-laki dan 7 Wanita Diduga PSK Terjaring Ops Pekat II Polres Tebo

Polrestebo.jambi.polri.go.id, Tebo –  Sat Sabhara Polres Tebo, Senin malam (13/11/2017) sekitar pukul 22.30 Wib gelar razia dalam rangka Ops Pekat Siginjai 2017. Ops Pekat Siginjai ini dipimpin langsung oleh AKP Wibisono Kasat Sabhara Polres Tebo.

Ada dua tempat atau lokasi yang menjadi target pada Ops Pekat Siginjai ini yakni Kafe Putri dan Kafe Makbora yang beradan di Jalan 21 Desa Perintis RT.05 RW. 03 Kecamatan Rimbo Bujang , Tebo. Sedangkan sasaran Ops ini adalah pemeriksaan terhadap orang atau pengunjung yang dicurigai mengkonsumsi narkoba, membawa sajam dan, orang orng yang dicurigai sebagai pelaku kejahatan.

Barang bukti yang disita Polisi

Dari hasil Ops ini Sat Sabara Polres Tebo berhasil mengamankan 7 wanita diduga PSK, 17 orang laki-laki tanpa indentitas serta beberapa barang bukti dan kendaraan yang tidak dilengkapi surat kendaraan.

Kasat Sabhara Polres Tebo AKP Wibisono. SH dikonfirmasi media ini membenarkan kegiatan Ops Pekat Singinjai 2017 ini. “Iya malam tadi (Senin) kita menggelar kegiatan Ops Pekat Siginjai,” ujarnya, Selasa (14/11/2017).

Dibeberkannya, 7 wanita diduga PSK yang diamankan yakni WN (34) warga Blambangan, Lampung, LI (28) warga Desa Penjagalan Kecamatan Penjaringan, AN (25) Tungkal Ilir, RD (25) warga desa Sumber Harjo Kecamatan Buay Madang Timur, RST (35) warga desa Padang Laweh, SH (34) warga Unit 2 Rimbo Bujang dan, AS (39) warga Unit 1 Rimbo Bujang.

Selanjutnya, 17 orang laki-laki tanpa identitas adalah Fedi (41), Suhermanto (40), Efrandis (27), Ponimin (49), Nasri (42), Agani (43), Adi (26), Herwan (31), Sugeng (37), Adi Putra (32), Yasmo (39), Sarfan (42), Tugino (43), Munis (39), Ahmd Rosad (40), Sobirin (25) dan Ahmad Bahari (23).

Barang bukti Ranmor yang disita Polisi

Sementara, untuk barang bukti yang diamankan 3 buah pisau, 1 ember minuman tuak, 3 botor bier hitam merk Quinnes, Serta kendaraan yang tidak mempunyai surat-surat kendaraan berupa 1 unit mobil toyota Hilux Nopol BG 9986 CM, 8 unit kendaraan roda dua tanpa Nopol dan tanpa STNK, 1 unit honda scoppy BH 2284 UI tanpa STNK dan, 1 unit yamaha Vixion Nopol BH 5848 CS tanpa STNK.

“saat ini kita tengah melakukan pemeriksaan dan pendataan dan untuk selanjutnya mereka akan kita proses sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku” tutup AKP wibisono. SH

Publish  : DSM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *